Select Page

NCID : Kubu Jokowi Panik Sebut Massa 212 Akan Hilangkan Dukungan Moderat NU-Muhammadiyah Kepada Prabowo

NCID : Kubu Jokowi Panik Sebut Massa 212 Akan Hilangkan Dukungan Moderat NU-Muhammadiyah Kepada Prabowo

Aspri.ID, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, suksesnya aksi reuni akbar 212 (2/12) tidak hanya mematahkan persfektif negatif dari para tokoh pendukung Jokowi tentang motif aksi dan jumlah peserta yang diperkirakan jumlahnya yang akan hadir adalah puluhan ribu, namun lebih dari itu yang perlu menjadi catatan pentingnya adalah faktanya buah dari persfektif negatif yang telah dibangun para toko h pendukung Jokowi justru malah semakin mensolidkan para peserta untuk hadir dan mengikuti acara tersebut.

“Terlepas dari penilaian dugaan ada muatan politis karena yang hadir hanya kubu oposisi atau lainnya, namun kesuksesan acara reuni akbar 212 sudah menjadi warning keras bagi Jokowi dan para pendukungnya, jika pembangunan opini negatif tidak memberikan dampak apa-apa, saya kira cara-cara seperti itu dengan tujuan untuk mendapat simpati sudah sangat usang, karena yang dirasakan rakyat tentang kondisi Indonesia dibawah kepemimpinan Jokowi baik itu tentang ekonomi, penegakan hukum, maupun politik itulah fakta yang tidak bisa terelakan”, tutur Jajat.

Jajat menambahkan, dalam tahun politik seperti sekarang ini tentu merupakan satu keuntungan dari kubu oposisi yang hadir dalam reuni akbar 212 kemarin, sebaliknya inilah yang tidak bisa manfaatkan dengan baik oleh kubu Jokowi-Maaruf padahal peran Maaruf Amin dengan label kyai nya bisa menjadi keuntungan untuk menarik suara umat islam tapi yang terjadi justru malah sebaliknya Maarur Amin sendiri sejak awal memang tidak pernah setuju adanya gerakan 212.

“Jika menganggap dukungan dari peserta 212 kepada Prabowo akan menghilangkan dukungan dari kalangan moderat NU dan Muhammadiyah, saya kira itu hanya ungkapan kepanikan berlebihan yang tidak berdasar.Pasalnya, umat 212 itu berasal dari lintas organisasi Islam termasuk di dalamnya ada NU dan Muhammadiyah, bahkan ada juga minoritas yang hadir, lantas bagaimana bisa ada pendapat jika Prabowo akan kehilangan dukungan dari NU dan Muhammadiyah, sekali lagi saya tegaskan simpati yang di dapatkan oleh Prabowo dalam aksi 212 semakin mempertegas jika Prabowo terbukti sudah melangkah jauh dari Jokowi dari perebutan simpati umat islam”,tutup Jajat.

1 Comment

  1. ardhijuan

    real muslim pasti pilih prabowo

    Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.